Standar ini menetapkan metode pengambilan contoh uji air yang berada dalam badan a meliputi badan air permukaan (sungai, anak sungai, dan sejenisnya, danau dan sejenisnya rawa dan lahan basah lainnya) dan akuifer untuk keperluan pengupan parameter fisikaan kimia air
Metode ini digunakan untuk pengujian kebutuhan oksigen kimiawi (chemical oxygen demand/COD) dalam air dan air limbah menggunakan oksidator Cr₂O, dengan refluks tertutup dan diukur secara spektrofotometri. Pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 600 nm jika kisaran nilai COD 100 mg/l sampai dengan 900 mg/l dan pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 420 nm jika nilai COD lebih kecil at…
Metode ini digunakan untuk pengujian kebutuhan oksigen kimiawi (chemical oxygen demand/COD)-dalam air dan air limbah menggunakan kalium dikromat sebagai oksidator dengan refluks terbuka dan diukur secara titrimetri pada kisaran nilai COD antara 50 mg/l sampai dengan 900 mg/l. Metode ini tidak berlaku bagi contoh uji air yang mengandung ion klorida lebih besar dari 2.000 mg/l.
Standar ini digunakan untuk pengujian kadar metil merkuri (CH₃Hg) sebagai Hg dalam biota perairan secara ekstraksi pelarut toluena dan L-sistein (L-cystein) menggunakan direct mercury analyzer (DMA). Standar ini tidak berlaku untuk pengujian CH₂Hg pada ikan hiu dan ikan pari (Subkelas Elasmobranchii).
Standar ini digunakan untuk pengujian kadar metil merkuri (CH,Hg) dalam rambut secara destruksi dengan asam klorida (HCI) dan ekstraksi cair-cair, kemudian dilanjutkan dengan pengukuran menggunakan gas chromatography electron capture detector (GC-ECD).